Kamis, 28 Juli 2016

langkah-langkah install aplikasi berbasis web di linux

Posted by pia ariestiana rinanda on 07.00 with No comments
Cara install aplikasi berbasis Web di Linux

A. Apabila LAMP (Linux Apache MySQl PHP) belum terinstal, lakukan langkah instalasi sbb :
Sebelumnya sebaiknya Linux diupdate dulu :

 # apt-get update

Pastikan sudah terkoneksi ke Server Repository dengan baik.

1. Install Apache :
    # apt-get install apache2

2.Install PHP :
    # apt-get install php5 php5-mysql php-pear php5-gd php5-mcrypt php5-curl php5-intl php5-xmlrpc

# cd /var/www/html
nano info.php
<?php
phpinfo();
?>

Kemudian buka URL http://localhost/info.php


                                                hasil dari localhost
3. Install DataBase :
    # apt-get install mariadb-server

# mysql_secure_installation

4. Install PHPMyadmin :
    # apt-get install phpmyadmin

Rabu, 27 Juli 2016

CARA SETTING PTP POINT TO POINT POWERBEAM M2-400 SEBAGAI ACCESS POINT

Posted by pia ariestiana rinanda on 06.25 with No comments

 

KONFIGURASI ANTENA SOLID DISH SEBAGAI ACCESS POINT (AP)

Alat dan Bahan :
  1. 2 Kabel UTP (Straight)
  2. Laptop atau PC
  3. Antena Solid Dish
  4. MikroTik
  5. Kabel LAN
  6. Adaptor Antena
Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Konfigurasi Antena Sebagai Access Point :
  1. Pastikan anda sudah membaca buku panduan yang ada pada kardus antenanya, karena hal ini sangat penting agar tidak terjadi kekonsletan saat konfigurasi
  2. Sebelum menyetting antena Solid Dish sebagai Access Point, pastikan MikroTik sudah di setting dan dapat terhubung ke internet. Lalu setting ether3 nya menjadi DHCP pada MikroTik. Settingannya :
    1. DHCP Server : ether3
    2. DHCP Client : ether1
  3. Setelah menyetting MikroTik nya, pastikan kabel UTP PoE (Powe of Ethernet) adaptor sudah terpasang ke perangkat radio dan ethernet LAN sudah terpasang ke PC atau laptop.
  4. Jika hal di atas sudah dilaksanakan, sekarang waktunya konfigurasi antena solid dish sebagai access point.
  Langkah-Langkah Konfigurasi Antena Solid Dish Sebagai Access Point :
  1. Langkah pertama, setting IP Address laptop atau PC, IP nya harus 1 subnet dengan IP Default nya Pointing (Default nya : 192.168.1.20), dan Gateway nya pakai IP Default Pointing.
    Contoh IP nya yang dipakai : 192.168.1.25
    IP Gateway : 192.168.1.20
  2. Setelah IP Laptop nya di setting, sambungkan 2 kabel Straight nya. Kabel yang 1 sambungkan ke Adaptor Antena (Poe) dengan Antena nya, lalu kabel yang 1 nya lagi sambungkan ke Adaptor Antena (LAN) ke Laptop atau PC
  3. Kemudian buka browser dengan alamat IP Default nya Pointing : 192.168.1.20 
  4. Setelah dibuka akan ada menu login, isi kan seperti di bawah ini :
    Username : ubnt
    Password  : ubnt
    Country    : Indonesia
    Language  : English
    Centang kolom yang ada tulisan "I Agree..."

    Setelah itu klik "Login"
  5. Setelah login, masuk ke menu "System" dalam menu ini ada beberapa yang harus di setting, diantaranya :
    Check for Update : Centang
    Startup Date         : Centang
    Device Name        : Tambahkan terserah (Jangan di hapus Jenis Antenanya)
    Startup Date         : Sesuaikan dengan hari saat antena disetting

    Kemudian klik "Change" > "Apply"
  6. Setelah itu, masuk ke menu "Network" ada beberapa yang harus di setting, diantaranya :
    Management IP Address : Rubah menjadi Static
    IP Address                       : contoh 192.168.1.26
    (terserah diisi berapa asalkan harus 1 subnet dengan IP Default nya)
    Kemudian klik "Change" > "Apply"
  7. Setelah itu, masuk ke menu "Wireless" ada beberapa yang harus di setting, diantaranya :
    Wireless Mode : Ubah menjadi Access Point
    SSID                 : Ubah sesuka Pengguna
    Pilih
    "tools" yang ada di atas lalu pilih "Site Surver"
    Dalam pemilihan frekuensi, pastikan anda memilih frekuensi yang pengguna frekuensi tersebut sedikit dan tidak terlalu jauh, hal ini agar Access Point dapat menyalurkan jaringan ke station dalam jarak jauh, contohnya perhatikan gambar di bawah ini
    Setelah itu, setting :
    Frequency Mhz : sesuai frequency yang dipilih oleh pengguna saat survey frequency tadi
    Frequency list Mhz : centang (Enable)
    Security : Ubah menjadi "WPA2"
    WPA Preshared Key : Isi terserah ... (Harus di ingat terus!)

    Setelah itu klik "Change" > "Apply"
  8. Setelah itu masuk ke menu "Logo Pojok Kiri" atau biasanya di sebut "Beranda" ada beberapa yang harus di setting, diantaranya :
    Air Max : Centang (Enable)
    Air Max View Ports : 11111 (Recomended)

    Kemudian klik "Change" > "Apply"
  9. Settingan nya sudah selesai, Lepas sambungan kabel yang ada di Laptop atau PC, kemudian sambungkan kabel straight nya ke MikroTik ether3, dan saat ini antena Solid Dish anda sudah menjadi "ACCESS POINT"
sumber :http://trikcara99.blogspot.co.id/2016/03/cara-setting-ptp-point-to-point.html

langkah-langkah crimping kabel LAN

Posted by pia ariestiana rinanda on 06.22 with No comments

 LANGKAH LANGKAH CRIMPING KABEL STRAIGHT DAN CROSS.

Cara Crimping Kabel UTP ke RJ-45
1. Kupas kulit kabel selebar 2 cm.
2. Susun rapi delapan kabel yang terdapat didalam sesuai dengan gambar dan penjelasan diatas.
3. Luruskan kabel yang masih kusut.
4. Ratakan ujung kabel dengan memotong nya menggunakan tang crimping.
5. Setelah yakin urutan warna benar dan ujung kabel sudah rata, masukan kabel kedalam konektor RJ-45 , pastikan ujung kabel menyentuh ujung RJ-45, dan jepitlah menggunakan Tang Crimping.
6. Setelah menyelesaikan kedua ujung kabel, uji menggunakan Lan tester, jika semua lampu menyala, berarti kabel tersebut telah di crimping dengan benar dan bisa digunakan.

sumber:
http://www.adalahcara.com/2013/06/cara-crimping-kabel-utp-ke-rg-45.html


 
               kabel lan

Selasa, 26 Juli 2016

Perintah Dasar Linux

Posted by pia ariestiana rinanda on 19.42 with No comments
Assalamualaikum wr wb

hay kawan saya mau share tentang perintah dasar-dasar linux, yak silhkan menyimak :

  • cd : berfungsi untuk berpindah deriktori
  • cp : untuk mengcopy suatu file
  • rm : menghapus suatu file
  • mkdir : membuat direktori baru
  • cat : melihat isi file
  • more : kita dapat melihat suatu file,dan isi file dan dapat di tampilkan layar per layar
  • clear : membersihkan layar direktori
  • who : mengetahui daftar pemakai
  • exit : keluar dari sistem
  • cal : menampilkan kalender
  • date : menunjukan atau mengatur tanggal
  • ls : menampilkan direktori aktif
  • arch : menampilkan arsitektur prosesor
  • nano : editor text standar untuk mengedit file
  • eject : untuk mengeluarkan cd room
  • apt-get install : untuk menginstall suatu aplikasi
  • apt-get update : mengupdate sistem
  • apt-get upgrade : menginstall aplikasi baru secara otomatis
  • adduser : menambah user baru
  • passwd : mengganti pasword user
  • reboot : merestart pc
  • poweroff / halt : mematikan pc
  • wget : mendownload suatu file dari sebuah tautan
  • ifconfig : menampilkan eth hidup
  • dpkg : menginstall aplikasi dari deb.file
  • man : melihat manual suatu perintah
sekian, dari postingan saya ini :D

Wassalamualaiku wr wb

jaringan dasar

Posted by pia ariestiana rinanda on 01.38 with No comments

Pengertian Jaringan Komputer - Macam dan Tipe Jaringan

Pengertian Jaringan Komputer - Sistem jaringan komputer adalah gabungan atau kumpulan dari beberapa komputer yang dapat diakses secara bersama – sama (seperti floopy disk, CD-ROM, printer, dan sebagainya), dan dapat berhubungan dengan komputer induk sistem lainnya yang letaknya berjauhan.

Adapun komunikasi data dapat diartikan pengiriman data secara elektronik dari satu tempat ke tempat lain melalui suatu media komunikasi, dan data yang dikirimkan tersebut merupakan hasil atau akan diproses oleh suatu sistem komputer.

Sistem jaringan dapat memiliki peralatan pada komputer server untuk dipakai secara bersama dengan komputer client-nya. Namun pada setiap komputer lokal dapat juga dipasang peralatan khusus untuk keperluan komputer lokal tersebut.


Dalam jaringan ada tiga komponen utama yang harus dipahami, yaitu :
  • Host atau node, yaitu sistem komputer yang berfungsi sebagai sumber atau penerima dari data yang dikirimkan. Node ini dapat berupa:
    • Server : komputer tempat penyimpanan data dan program-program aplikasi yang digunakan dalam jaringan,
    • Client : komputer yang dapat mengakses sumber daya (berupa data dan program aplikasi) yang ada pada server,
    • Shared pheriperal : peralatan-peralatan yang terhubung dan digunakan dalam jaringan (misalnya, printer, scanner, harddisk, modem, dan lain-lain).
  • Link, adalah media komunikasi yang menghubungkan antara node yang satu dengan node lainnya. Media ini dapat berupa saluran transmisi kabel dan tanpa kabel,
  • Software (Perangkat Lunak), yaitu program yang mengatur dan mengelola jaringan secara keseluruhan. Termasuk di dalamnya sistem operasi jaringan yang berfungsi sebagai pengatur komunikasi data dan periferal dalam jaringan.
Ada beberapa tipe jaringan komputer yang umumnya digunakan. Berikut ini beberapa klasifikasi tipe jaringan komputer yang ada :
1.    Berdasarkan letak geografis
  • Local Area Network (LAN), jaringan ini berada pada satu bangunan atau lokasi yang sama, dengan kecepatan transmisi data yang tinggi (mulai dari 10 Mbps ke atas), dan menggunakan peralatan tambahan seperti repeater, hub, dan sebagainya.
  • Metropolitan Area Network (MAN), jaringan ini merupakan gabungan beberapa LAN yang terletak pada satu kota(jangkauan 50-75 mil) yang dihubungkan dengan kabel khusus atau melalui saluran telepon, dengan kecepatan transmisi antara 56 Kbps sampai 1 Mbps, dan menggunakan peralatan seperti router, telepon, ATM switch, dan antena parabola.
  • Wide Area Network (WAN), jaringan ini merupakan gabungan dari komputer LAN atau MAN yang ada di seluruh permukaan bumi ini yang dihubungkan dengan saluran telepon, gelombang elektromagnetik, atau satelit; dengan kecepatan transmisi yang lebih lambat dari 2 jenis jaringan sebelumnya, dan menggunakan peralatan seperti router, modem, WAN switches..
2.    Berdasarkan arsitektur jaringan
  • jaringan peer to peer
  • jaringan berbasis server (server-based network/server-client network)
  • jaringan hibrid.
(Bagian ini akan dibahas lebih lanjut pada bahasan selanjutnya)
3.    Berdasarkan teknologi transmisi
  • Jaringan switch, merupakan jaringan yang penyampaian informasi dari pengirim ke penerima melalui mesin-mesin perantara atau saluran telepon,
  • Jaringan broadcast, merupakan jaringan yang penyampaian informasi dari pengirim ke penerima dilakukan secara broadcast (disiarkan ke segala arah) baik melalui saluran kabel maupun saluran tanpa kabel.
Beberapa komponen dasar yang biasanya membentuk suatu LAN adalah sebagai berikut:
1.    Workstation
Dalam jaringan, workstation sebenarnya adalah node atau host yang berupa suatu sistem komputer. User berhubungan dengan jaringan melalui workstation dan juga saling berkomunikasi seperti saling bertukar data. User juga dapat mengakses program aplikasi pada workstation yang dapat bekerja sendiri di workstation (stand-alone) itu sendiri ataupun menggunakan jaringan untuk saling berbagi informasi dengan workstation atau user lain.
Workstation dapat berfungsi sebagai :
a.    Server
Sesuai dengan namanya, ini adalah perangkat keras yang berfungsi untuk melayani jaringan dan klien yang terhubung pada jaringan tersebut. Server dapat berupa sistem komputer yang khusus dibuat untuk keperluan tertentu, seperti untuk penggunaan printer secara bersama (print server), untuk hubungan eksternal LAN ke jaringan lain (communication server), dan file server yakni disk yang digunakan secara bersama oleh beberapa klien. Server ini tidak dapat digunakan sebagai klien, karena baik secara hardware maupun software, ia hanya berfungsi untuk mengelola jaringan.

Ada pula server yang berupa workstation dengan disk drive yang cukup besar kapasitasnya, sehingga server tersebut dapat juga digunakan sebagai workstation oleh user.
b.    Client (klien)
Sebuah workstation umumnya berfungsi sebagai klien dari suatu server, karena memang workstation akan menggunakan fasilitas yang diberikan oleh suatu server. Jadi, server melayani, sedangkan klien dilayani.
2.    Link
Link atau hubungan dalam Jaringan Lokal dikenal sebagai media transmisi berupa kabel maupun tanpa kabel, yang secara fisik menghubungkan server dan klien.
3.    Transceiver
Transceiver (transmitter-receiver) merupakan perangkat keras yang menghubungkan workstation atau sistem komputer dengan media transmisi .
4.    Kartu Jaringan (Network Interface Card / NIC)
Kartu jaringan ini adalah kartu yang dipasang pada PC yang mengendalikan pertukaran data antarworkstation yang ada dalam jaringan lokal. Setiap workstation harus dilengkapi dengan NIC yang secara fisik terhubung langsung dengan bus internal dari PC.
5.    Perangkat Lunak Jaringan
Perangkat lunak jaringan mencakup:
  • sistem operasi LAN,
  • perangkat lunak aplikasi,
  • perangkat lunak pemrograman, dan
  • program utiliti.
Perangkat lunak ini sangat penting dan mutlak untuk memungkinkan komunikasi antara sistem komputer yang satu dengan sistem komputer lainnya. Tanpa perangkat lunak ini, jaringan tidak akan berfungsi. Sistem komputer dengan LAN dapat menjalankan semua perangkat lunak aplikasi yang dapat berjalan pada stand-alone PC.


Arsitektur Jaringan Komputer

Arsitektur jaringan komputer merupakan tata cara penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak dalam jaringan agar satu komputer dengan komputer lainnya dapat melakukan komunikasi dan pertukaran data.


Ada tiga bentuk arsitektur yang umum digunakan dalam jaringan komputer:
1.    Jaringan peer to peer
Pada jaringan peer to peer (Gambar 2.2.), semua komputer memiliki posisi setara/sejajar, dalam hierarki yang sama. Setiap komputer dapat menjadi klien terhadap komputer peer lainnya, setiap komputer dapat pula berbagi sumber daya dengan komputer yang berada dalam jaringan peer-to-peer ini. Sumber daya diletakkan secara desentralisasi pada setiap anggota jaringan, dan tidak memerlukan administrator jaringan.

Aliran informasi bisa mengalir di antara dua komputer secara langsung, di mana pun. Namun, jaringan ini tidak sepenuhnya bebas tanpa kontrol, masih bisa digunakan password untuk memproteksi file dan folder, dapat juga diatur agar orang-orang tertentu tidak bisa menggunakan periferal tertentu.

Karena kemudahan pemasangan, pemeliharaan, serta biaya, jaringan ini lebih populer untuk jaringan dengan jumlah komputer yang sedikit (sekitar 2 sampai 20 komputer).

Sifat jaringan peer to peer digunakan untuk hubungan antara setiap komputer yang terhubung dalam jaringan komputer yang ada, sehingga komunikasi data terjadi antar komputer dengan hierarki yang sama karena setiap komputer dapat berfungsi sebagai server maupun klien.
Jaringan peer-to-peer
Gambar  Jaringan peer-to-peer
2.    Jaringan client/server

Pada jaringan client/server (Gambar 2.3.), perangkat lunak yang mengontrol keseluruhan kerja jaringan berada pada server. Jaringan ini dapat menghubungkan ratusan komputer dengan tingkat keamanan yang tidak dimungkinkan dalam jaringan peer-to-peer.

Jaringan ini bisa diatur sehingga setiap klien harus log on ke server sebelum bisa memanfaatkan sumber daya yang terhubung ke server. Server lalu mengotentikasi klien dan memverifikasi bahwa komputer yang digunakan klien tersebut memiliki izin untuk log on ke jaringan, dengan memeriksa username dan password klien tersebut terhadap database pada server.

Jaringan client/server
Gambar Jaringan client/server
3.    Jaringan hybrid
Jaringan ini merupakan gabungan dari sifat pada jaringan peer to peer dan client/server. Workgroup yang terdiri dari beberapa komputer yang saling terhubung dapat mengelola sumber daya tanpa membutuhkan otorisasi dari administrator jaringan atau server. Pada jenis jaringan ini, terdapat pula sifat dari jaringan client/server sedemikian sehingga tingkat keamanan dapat lebih terjaga dan adanya server yang mempunyai suatu fungsi layanan tertentu, seperti sebagai file server, print server, database server, mail server, dan lainnya.

sumber: http://www.sarjanaku.com/2012/11/jaringan-komputer-pengertian-macam-dan.html

Senin, 25 Juli 2016

SISTEM OPERASI

Posted by pia ariestiana rinanda on 07.25 with No comments
Sistem operasi (bahasa Inggris: operating system ; OS) adalah komponen pengolah piranti lunak dasar (essential component) tersistem sebagai pengelola sumber daya perangkat keras komputer (hardware), dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting.
Operating system placement-id.svg
Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.
Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer-dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.
Contoh sistem operasi modern adalah Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan Microsoft Windows.

sumber :https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_operasi

pengertian linux

Posted by pia ariestiana rinanda on 07.10 with No comments
Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/)[1] adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.[2]
Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.[3]
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,[4], dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).
Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice.


sumber :https://id.wikipedia.org/wiki/Buku_elektronik